Tugas Softskill 7 : Pertumbuhan Penduduk dan Pengangguran

Januari 5, 2012 pebyword

“Tingkat pertumbuhan penduduk sudah 1,3 persen per tahun. Angka ini lebih besar dari angka sebelum masa reformasi. Ini ‘lampu kuning’. Karena hal ini memberikan dampak yang
luas antara lain pada penyediaan bahan pangan, pendidikan, kesehatan dan lapangan kerja,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ketika memberi kata sambutannya pada Kongres Nasional Pembangunan Manusia Indonesia 2006 di Jakarta, belum lama ini.
Seperti yang sudah kita ketahui, pertumbuhan penduduk di Indonesia terus meningkat dan meangakibatkan banyak masalah yang terjadi karena bersangkutan dengan mutu hidup dan kesenjangan social yang akan terus terlihat di Negara tercinta ini. Salah satu menanggulangi masalah pertumbuhan penduduk yang terus dan ters meningkat adalah dengan menjalankan program Keluarga Berencana (KB), walapun program ini baik untuk pengedalian dalam masalah pertumbuhan penduduk karena akan membantu mengurangi meledaknya jumlah penduduk di Indonesia, tetapi banyak masyrakat yang pro dan kontra atas dijalankanya program KB tersebut.
Di dunia, Indonesia menduduki peringkat keempat Negara yang mempunyai jumlah penduduk terbesar di dunia, setelah China, India, dan Amerika Serikat. Menurut Ketua Asosiasi Statistik Indonesia, Khairil Anwar Notodiputro,Indonesia berada diambang krisis serius jika pertumbuhan penduduk tidak dikontrol.
Pertumbuhan penduduk adalah perubahan jumlah penduduk baik pertambahan maupun penurunannya. Adapun faktor – faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk adalah kelahiran, kematian, dan perpindahan penduduk. Kelahiran dan kematian dinamakan faktor alami sedangkan perpindahan penduduk adalah faktor non alami. Migrasi ada dua yaitu migrasi masuk yang artinya menambah jumlah penduduk sedangkan migrasi keluar adalah mengurangi jumlah penduduk. Migrasi itu biasa terjadi karena pada tempat orang itu tinggal kurang ada fasilitas yang memadai. Selain itu juga kebanyakan kurangnya lapangan kerja. Maka dari itu banyaklah orang yang melakukan migrasi.

Sumber : http://ganjarpratiwi.blogspot.com/2011/11/pertumbuhan-penduduk-indonesia.html
http://akuinginhijau.org/2011/08/02/10-negara-dengan-pertumbuhan-penduduk-terbesar-indonesia-termasuk/, http://www.gemari.or.id/file/gemari71hal28.PDF.

Pengangguran atau tuna karya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. Pengangguran umumnya disebabkan karena jumlah angkatan kerja atau para pencari kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada yang mampu menyerapnya. Pengangguran seringkali menjadi masalah dalam perekonomian karena dengan adanya pengangguran, produktivitas dan pendapatan masyarakat akan berkurang sehingga dapat menyebabkan timbulnya kemiskinan dan masalah-masalah sosial lainnya.
Tingkat pengangguran dapat dihitung dengan cara membandingkan jumlah pengangguran dengan jumlah angkatan kerja yang dinyatakan dalam persen. Ketiadaan pendapatan menyebabkan penganggur harus mengurangi pengeluaran konsumsinya yang menyebabkan menurunnya tingkat kemakmuran dan kesejahteraan. Pengangguran yang berkepanjangan juga dapat menimbulkan efek psikologis yang buruk terhadap penganggur dan keluarganya. Tingkat pengangguran yang terlalu tinggi juga dapat menyebabkan kekacauan politikkeamanan dan sosial sehingga mengganggu pertumbuhan dan pembangunan ekonomi. Akibat jangka panjang adalah menurunnya GNP dan pendapatan per kapita suatu negara. Di negara-negara berkembang seperti Indonesia, dikenal istilah “pengangguran terselubung” di mana pekerjaan yang semestinya bisa dilakukan dengan tenaga kerja sedikit, dilakukan oleh lebih banyak orang
“Hingga Februari 2011, jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 8,12 juta orang. Jumlah ini menurun 470 ribu orang dibandingkan Februari 2010 yang sebanyak 8,59 juta orang”. Demikian disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan dalam jumpa pers di kantornya, Jalan DR. Soetomo, Jakarta, Kamis (5/5/2011).
Tingkat pertumbuhan angkatan kerja yang cepat dan pertumbuhan lapangan kerja yang relative lambat menjadikan masalah pengangguran di Indonesia menjadi masalah yang sangat serius, apalagi Indonesia termasuk Negara berkembang. Namun demikian mekanisame untuk mengurangi pengangguran dan kemiskinan di Negara berkebang seperti Indonesia adalah dengan dikontrolnya pertumbuhan penduduk dengan menjalankan program pemerintah seperti KB dan member upah yang memadai bagi para pekerja serta menyediakan kesempatan-kesempatan kerja bagi kelompok masyrakat miskin. Oleh karena itu, peningkatan lapangan kerja unsur yang paling penting untuk mengurangi pengangguran.

Entry Filed under: Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed

Blogroll

GUNADARMA

Koneksi

chat with me..

 
%d blogger menyukai ini: